Sosial Media

Twitter Batasi Jumlah Read bagi Semua Pengguna

Dipublikasikan Jul 17, 2023
Terakhir diperbarui pada Oct 26, 2025 Oleh Tati Khumairoh

Dibagikan 44 kali

Disclaimer: Kami menawarkan konten berita organik dan bebas iklan kepada para pembaca kami.
Twitter Batasi Jumlah Read bagi Semua Pengguna

Twitter sering kali membuat peraturan dan perubahan kontroversial yang menimbulkan polemik bagi penggunanya. Baru-baru ini, Twitter membatasi jumlah baca setiap pengguna dengan dalih memerangi data scraping dan manipulasi sistem

Pada 2 Juli 2023, Elon Musk mengumumkan pembatasan jumlah baca untuk seluruh pengguna Twitter guna memerangi data scraping dan manipulasi sistem. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk melindungi integritas informasi dan mencegah penyalahgunaan data yang dapat merugikan pengguna dan platform tersebut.

Pokok Bahasan
  • Elon Musk batasi jumlah tweet yang dapat dibaca oleh pengguna Twitter.
  • Setiap jenis akun memiliki jumlah limit yang berbeda.
  • Pembatasan ini ditujukan untuk memerangi data scraping dan manipulasi sistem yang dianggap membahayakan oleh Musk.
  • Pengguna Twitter memilih platform lain sebagai gerakan kritik pada pembatasan ini.

Pada 2 Juli 2023, melalui akun pribadi Elon Musk mengumumkan Twitter akan membatasi jumlah tweet yang dapat dibaca pengguna setiap harinya. Batasan ini akan mulai berlaku pada 3 Juli untuk semua pengguna, tanpa memandang akun atau tingkat keaktifan mereka.

Awalnya, akun yang terverifikasi dibatasi untuk membaca 6.000 tweet setiap harinya, sementara akun yang belum terverifikasi dibatasi hingga 600 kiriman per hari. Selain itu, akun baru yang belum terverifikasi dibatasi hingga 300 kiriman per hari. 

Namun, kemudian Musk memberikan pembaruan melalui kiriman terpisah, yang menyatakan bahwa batasan baca sementara telah ditingkatkan menjadi 10.000 kiriman per hari untuk pengguna yang terverifikasi, 1.000 kiriman per hari untuk akun yang belum terverifikasi, dan 500 kiriman per hari untuk pengguna baru yang belum terverifikasi.

 

Alasan Pembatasan Jumlah Baca Tweet

Musk mengatakan bahwa batasan ini diperlukan untuk mengurangi jumlah data scraping dan manipulasi sistem di platform ini. Namun, dalam tweet yang dimaksud, Elon Musk mengatakan bahwa pembatasan ini berlaku untuk sementara waktu.

 

Gambar 1: Tweet Elon Musk mengenai pembatasan jumlah baca pada pengguna beserta alasan dibaliknya.

 

 

Baru-baru ini, Elon Musk menambahkan bahwa ada beberapa perusahaan yang mencoba melakukan data scraping di Twitter pada waktu yang singkat, sehingga pembatasan ini sangat diperlukan.

 

Gambar 2: Tweet Elon Musk mengenai entitas yang mencoba melakukan data scraping.

 

 

Berita terbarunya, pada 13 Juli, Elon Musk dikabarkan telah melaporkan beberapa perusahaan yang melakukan data scraping pada platform Twitter. Perusahaan tersebut dikatakan dapat merugikan dan dapat mengambil keuntungan dari data Twitter. 

 

Dampak Pembatasan Jumlah Baca Twitter

Tindakan pembatasan ini menuai berbagai kritik dari pengguna Twitter yang merasa dirugikan. Batasan ini akan membatasi jumlah tweet yang dapat dibaca pengguna setiap hari, yang dapat menyebabkan penurunan jumlah pengguna aktif dan interaksi.

Bahkan, banyak juga yang berbondong-bondong beralih menggunakan platform lain yang hampir mirip dengan twitter seperti Truth Social atau yang terbaru seperti Threads dari Meta. Kedua platform ini tidak memiliki batasan jumlah baca sehingga dapat memberikan keleluasaan bagi pengguna.

Sumber Artikel 

Sebagai penyedia berita yang berdedikasi, kami berkomitmen terhadap akurasi dan keandalan. Kami bekerja ekstra dengan melampirkan sumber yang kredibel untuk mendukung data dan informasi yang kami sajikan.

  1. Tweet pribadi Elon Musk: https://twitter.com/elonmusk/status/1675187969420828672?
  2. Reuters: “Musk's Twitter sues four Texas entities for data scraping, seeks damages" https://www.reuters.com/business/media-telecom/musk-reaffirms-tweet-reading-limits-put-due-data-scraping-2023-07-13/

Untuk informasi lebih lanjut tentang cmlabs dan layanan kami, silakan hubungi kami di:

Telepon : (0341) 475665

Disclaimer: Semua berita yang dipublikasikan oleh cmlabs telah melalui proses verifikasi dan pengolahan data yang ketat dan berdasar pada Panduan Publikasi cmlabs Meski begitu, data atau inti berita yang kami tulis mungkin saja mengalami perubahan, pengurangan, atau penambahan. Oleh karena itu, cmlabs tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang mungkin timbul karenanya. Kami mendorong pembaca untuk melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tertera di halaman ini.

Dibagikan 44 kali

T

Tati Khumairoh

An experienced content writer who is eager in creating engaging and impactful written pieces across various industries. Using SEO approach to deliver high-quality content that captivates readers.

Tulisan lainnya dari Tati

Potensi Ekonomi Digital Indonesia di KTT ke-43
Tue, Sep 5, 2023, 4:38 PM GMT + 7
SEO Copywriting VS. SEO Content Writing
Thu, Nov 16, 2023, 9:39 AM GMT + 7
Tidak Ada Jaminan Ranking Google, Apa yang Dijual SEO Agency?
Mon, Feb 12, 2024, 9:53 AM GMT + 7
Jasa SEO Banyuwangi - Tingkatkan Performa Website!
Fri, Jan 21, 2022, 1:12 PM GMT + 7